Prinsip Optik: Sumber Cahaya dan Pembiasan
Nah, ini adalah konsep dasar yang harus kalian pahami. Yang dimaksud adalah propagasi garis lurus cahaya. Jadi, cahaya dari lampu bergerak lurus sejauh 300.000 km/detik. Ketika cahaya ini menabrak benda, terjadi dua hal: absorpsi (penyerapan) dan refleksi (pantulan). Perhatikan, bayangan itu sebenarnya adalah daerah di mana cahaya tidak mencapai permukaan karena terhalang benda.
Mekanisme Hilangnya Bayangan
Ingat ya, bayangan butuh kontras. Intensitas cahaya minimal yang dibutuhkan mata manusia untuk melihat bayangan adalah sekitar 0,1 lux. Saat lampu mati, intensitas turun drastis mendekati 0 lux. Tanpa sumber foton, tidak ada bedanya antara area yang terkena cahaya dan yang tidak. Otak kita tidak bisa memproses perbedaan kontras tersebut, sehingga bayangan “menghilang” secara optik.
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Pemadaman Listrik: Misalnya nih, listrik padam total. Kalau kalian gerakkan tangan di depan senter, bayangannya jelas terlihat. Tapi begitu senter dimatikan, tangan kalian tetap ada di posisi yang sama, namun bayangannya langsung hilang karena tidak ada lagi blokiran foton.
- Tidur di Kamar Gelap: Atau kalau di kamar tidur, saat lampu dinyalakan bayangan kursi terlihat tajam di dinding. Namun begitu kalian matikan sakelar (intensitas cahaya turun drastis dari 500 lux jadi 0 lux), bayangan itu hilang sama sekali karena tidak ada lagi perbedaan antara cahaya yang terhalang dan yang tidak.
Kesimpulan Sederhana
Jadi, sebenarnya bayangan itu bukan benda yang bisa menghilang, guys. Ia hanya bentuk gelap yang lahir karena adanya cahaya, dan akan ikut mati saat sumber cahaya dipadamkan. Intinya, kalau lampu dimatikan, semua prosesnya berhenti dan bayangan pun otomatis ikut menghilang, slay banget kan logikanya?


