Mengapa suara gema terdengar berulang di tempat tertentu? – Karena gelombang suara dipantulkan berulang kali oleh dinding permukaan keras yang membentuk ruang tertutup atau semi-tertutup dengan waktu tunda (delay time) antara 50-100 milidetik per pantulan.
Prinsip Dasar Pantulan Suara
Nah, yang terjadi adalah gelombang suara tidak berhenti begitu saja saat menabrak benda. Setiap kali menabrak permukaan keras seperti beton atau batu, energi kinetiknya dipantulkan kembali ke arah telinga kita. Jadi, yang kita dengar bukan hanya suara asli, tapi juga versi “tunda” dari suara itu berulang kali.
Faktor Penentu Kekuatan Gema
Material Permukaan Dinding
Perhatikan, material sangat menentukan kualitas gema. Dinding beton atau marmer memantulkan hingga 95% energi suara, sementara kayu hanya sekitar 60-70%. Makin keras dan licin permukaannya, makin kuat gema yang dihasilkan.
Ukuran dan Volume Ruang
Yang menarik, ruang besar dengan volume di atas 1000 meter kubik akan menghasilkan gema lebih lama karena jarak pantulan lebih jauh. Di ruang kecil, gema bisa hilang dalam 0,1 detik, tapi di gedung konser, bisa mencapai 2-4 detik.
Jarak Pantulan Minimal
Ingat ya, telinga manusia butuh jarak minimal 17 meter untuk membedakan suara asli dari gema. Kalau kurang dari itu, yang terjadi bukan gema tapi “reverb” atau pantulan yang terlalu cepat dan menyatu.
Sudut Pantulan
Perhatikan sudutnya! Gema terkuat terjadi ketika dinding berhadapan sejajar sempurna (sudut pantulan 0 derajat), menciptakan “flutter echo”. Kalau sudutnya miring sedikit saja, energi suara akan menyebar dan gema jadi lebih lembut.
Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari
- Gedung kosong di bandara: Di terminal kedatangan dengan luas lantai 5000 meter persegi dan dinding kaca, percakapan akan terdengar berulang 3-5 kali dengan jeda sekitar 200-300 milidetik.
- Gua atau terowongan: Di lorong panjang 100 meter dengan diameter 5 meter, tepuk tangan akan terdengar berulang 6-8 kali karena setiap pantulan menempuh jarak bolak-balik 200 meter.
Kesimpulan Sederhana
Nah, jadi suara gema itu terdengar berulang karena gelombang suara memantul-mantul di dinding atau permukaan benda di sekitar kita, kayak main lempar bola ke tembok. Intinya, semakin sedikit benda yang menyerap suara di ruangan itu, semakin kenceng dan lama pantulannya. Jadi, kalau suara di lorong sekolah atau gua terdengar slay banget, itu karena desainnya yang memantulkan suara secara literal!


